Jumat, 15 Februari 2019

Jatuh cinta kepada Allah

Ustad Adi Hidayat pernah mengatakan 'jika seseorang mengalami sesuatu yang mengguncang jiwanya maka itu tanda bahwa Allah ingin menaikkan derajat keimanannya kelevel yang lebih tinggi' dan saya bersyukur ketika saya mengalami hal itu. Saya yang merasa telah berbelok kearah yang salah, Tuhan begitu baiknya memeluk saya dan menunjukkan jalan yang benar. Saya merasa seperti 'ditampar' dengan kejadian-kejadian yang begitu menyakitkan tp saya sadar bahwa ternyata itulah cara Allah untuk membuktikan cintaNya. Saya yang awalnya berfikir bahwa sholat itu sebuah kewajiban kini bagi saya sholat itu adalah kebutuhan. Sholat adalah kebutuhan saya, karna pada saat ini saya benar-benar merasa bisa begitu dekat dengan Allah. Saya membutuhkannya. Dan sekarang saya saya juga dengan tiba-tiba setiap selesai sholat pasti ingin membaca Al-qur'an bukan membuka hp/gadget lainnya dulu. Saya sekarang merasa betapa indahnya jatuh cinta dengan Allah. Betapa tenangnya menggantungkan diri hanya pada Allah. Tidak ada lagi amarah terpendam, saya benar-benar melatih sabar saya hanya untuk Allah. Saya selalu diingatkan dengan Hadist 'Lataghdhob walakaljannah' yang artinya 'jangan marah, bagimu syurga'. Ternyata sabar itu hadiahnya bukan payung cantik, bukan uang, bukan rumah tapi syurga. Siapapun kamu cobalah ingat ayat dalam surat Ar-Rahman 'fabiayi'ala 'irobbikumatukadziban' maka nikmat Tuhan yang mana yang kamu ingkari? Tidak ada. Tidak ada sedikitpun alasan untuk mengeluh dan dan bersedih. Bayangkan syurgaNya, maka kau akan selalu mencoba menjadi yang terbaik untuk Allah.

Jumat, 19 Februari 2010

Indonesiaku

Indonesia itu kaya dan semua orang sadar akan itu bahkan negara lainpun mengakuinya itulah kenapa negara lain takut mengembargo Indonesia. tapi yang jadi pertanyaan kenapa rakyat Indonesia tidak sejahtera seluruhnya? karna tiap orang sangat sadar akan kekayaan Indonesia dan berusaha untuk memilikinya untuk kesejahteraannya sendiri tanpa mau berbagi dan peduli akan orang-orang yang dianggap 'kecil' dan semakin 'kecil' saja. Ya Tuhan...miris melihat begitu banyaknya orang-orang 'kecil' itu terpuruk seperti tikus yang mati dilumbung padi dan orang-orang 'besar' itu semakin sejahtera tapi seperti tak bermartabat. hidup itu berliku tapi seandainya semua orang bisa bersama-sama bergandengan tangan untuk mengatasi liku itu pasti tidak akan semakin berliku. semua hanya mementingkan materi tanpa mementingkan nurani, hati, iman, dan azab Tuhan yang pasti akan datang. kuserahkan negaraku ini padaMu Tuhan...sejahterakanlah rakyat Indonesia seluruhnya...bantulah kami rakyat 'kecil' ini...

Rabu, 10 Juni 2009


inilah the cheerful gank.....from above ada Diana, Icha, Ross, Lia, and Rita. mereka itu orang2 yang lucu-lucu abis. sama merekalah aku bisa ngedapetin arti kebersamaan dan kedekatan. kadang ada konflik sih, tapi kita dah sma-sama gede so bisa menyelesaikan yang terbaik. sebisa mungkin kita bs bareng2 terus dan saling mendukung...i'm happy belong to them....

Sabtu, 06 Juni 2009

inilah jawabnya

Tuhan...mungkin inilah jawaban dari semua doaku selama ini. aku memang sudah saatnya menyerah...mengaku kalo aku kalah. kalah karna nggak bisa membuatnya berubah. berubah jadi lebih sabar...dia nggak salah, ini semua sudah sifat. itulah dia, tapi apa salahnya kalo dia sedikit nunjukin kalo dia menghargai aku, menganggap aku dan menyayangi aku? itu semua nggak ada di dia. tiap hari, dari waktu ke waktu yang ada hanya curiga. dulu dia bilang siap dengan long distant relationship ini. tiap hari dia bilang kangen sama aku, bahagia banget rasanya tapi nggak bertahan lama.
sekarang, semuanya udah nggak ada artinya lagi dipertahanin. biarlah, mungkin dia memang akan bahagia dengan yang lain..mungkin bukan aku yang terbaik...mungkin aku bukan orang yang dia harepin.
aku tetap akan mendoakan kamu bahagia.
aku nggak sanggup menyentuh hatimu, terlalu keras buat aku. mungkin memang hanya Tuhan yang bisa...

Selasa, 02 Juni 2009

sudah diujung lelahku

"segalanya telah kuberikan tapi kau tak pernah ada pengertian...mungkin kita harus jalani cinta memang cukup sampai disini..." (cinta sampai disini-d'masiv)
that song is the soundtrack of my life...
yah...semuanya udah gda gunanya lagi untuk dipertahankan...aku capek...capek ngalah sama dia..capek mengimbangi dia tapi aku nggak pernah dianggap.
diawal dia bilang bahwa aku yang terbaik...dia selalu bilang aku adalah satu2nya orang yang bisa ngertiin dia...nyayangi dia...mengimbangi dia...tapi mana penghargaan buat aku?nggak ada sama sekali...
selamat tinggal cinta...
aku janji aku akan baik2 aja...
aku akan bahagia tanpa kamu...
aku akan bahagia dengan teman2ku disini...

Jumat, 29 Mei 2009

hidup itu...

yah...i said that life is never flat, that's right. bukan hidup namanya kalo lurus-lurus aja. betul?hidup itu akan berwarna dengan adanya hambatan,rintangan, aral, dan sodara-sodarnya itu lah. ehm...semakin banyak kita ngerasa kecewa, semakin kita akan jadi dewasa. dewasa bukan berarti nggak manja lagi tapi dewasa itu kalo kita bisa menyikapi hidup.
tahu nggak sih? laptop aku kacau, hp aku meluncur dengan indahnya dari atas kasur n mati, terus pagi ini tepatnya tanggal 30 mei 2009 jam 08.45 menit aku meluncur kekampus niatnya dari rumah mau bimbingan skripsi gituuuuu, but oh hancurnya hatiku no one i met there. dosenku juga jangankan batang idungnya ban mobilnya aja nggak kelihatan. fuh! aku sangat menghargai perjuanganku untuk bangun pagi jam8 sodara2...biasanya libur gini aku bangun jam11 tapi demi skripsi yang membuat hidupku lebih berwarna itu aku rela bangun pagi, mandi, berpakaian rapih n no breakfast dengan semangat aku kesana hiks,hiks,hiks, aku syok:(
yah, masih ada minggu depan. doakan aku tahun ini bisa bebas dari skripsiku ya...

fuh!i am tired

aku mencintai seseorang yang dia bilang juga mencintai aku. dulu banget it's about 8 years ago, dia bilang dia sayang sama aku dan aku pikir dulu memang terlalu dini buat aku untuk tahu artinya cinta. ya...singkat kata aku pacaran sama dia. mungkin aku nggak harus menyebut namanya, karna nama itu menyesakkan tenggorokanku :(
kami bertahan 1 tahun, tapi 1 tahun yang kami lalui hanyalah hampa. tidak ada komunikasi...tidak kata rindu...tidak ada perhatian...kami pisah sekolah. jarak! karna itulah hubungan kami kandas. bahkan aku benci menyebut kata 'jarak' itu karna kata itu sudah membuat aku menangis kehilangan dia.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, dan seterusnya ternyata nggak gampang. kalo dulu sudah ada ST12 lagu 'saat terahkir' adalah the soundtrack of my life hiks.
ahirnya aku memutuskan untuk keyogya, dengan harapan aku bisa menemukan hal baru, cinta baru, dan kebahagiaan baru tapi nyatanya aku semakin tersiksa...aku begitu merindukannya. tapi i can't do anything...aku nggak ngerti dia dimana, sama siapa, dan lagi ngapain. aku benar-benar telah kehilangan dia.
singkat waktu berlalu, setelah 6 tahun tanpa ada komunikasi dan apapun yang membuat aku masih bisa mengharapkannya, akhirnya keajaiban itu datang. dia kembali tanpa aku duga. dia meminta aku kembali padanya dan kita ulangi semua yang dulu tertunda. meski waktu itu aku sudah punya orang yang begitu mencintaiku dan menyayangiku tapi demi dia aku rela kehilangannya cinta itu. aku punya alasan untuk itu. aku nggak bisa mencintai orang sedang dihatiku juga masih ada orang lain.
aku kembali padanya...hubungan ini sudah terjadi semuanya seperti yang aku pengen. kami long distant. oh God! lagi-lagi aku berhubungan dengan kata yang aku benci 'jarak'! tapi aku jalani semuanya dengan keyakinan dalam hati bahwa tanpa alasan Tuhan mengembalikan dia padaku. Tuhan pasti tahu bahwa aku sangat mencintainya dan Dia mengembalikannya padaku.
lebaran kami ketemu. aku lihat dia punya perasaan kangen yang sama kayak aku. akhirnya canda itu, senyum itu, bisa aku lihat lagi. thanks God...
kami pisah lagi, aku harus kembali ke Yogya untuk meneruskan studyku.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, dia masih sering bilang 'cinta, aku kangen', aku bahagia denger kata itu. that was spirit for me. tapi nggak lama dari itu 2 bulan, 3 bulan , 4 bulan, 5 bulan, sampai saat ini dia berubah. nggak ada lagi panggilan 'cinta' nggak ada lagi kata-kata kangen. yang ada curiga, marah, emosi. aku terus berusaha mengimbanginya, sabar, bertahan, karna aku nggak mau kehilangan dia. tapi sekarang aku merasa pertahananku lemah. aku capek terus mengimbanginya, capek, terus mengerti dia tapi aku nggak pernah dimengerti. tapi apa yang bisa aku lakukan? saat ini yang bisa aku lakukan hanya sabar. mungkin sabar itu akan membawa bahagia buat aku. Tuhan tahu apa yang terbaik buat aku and i just believe of it.