yah...i said that life is never flat, that's right. bukan hidup namanya kalo lurus-lurus aja. betul?hidup itu akan berwarna dengan adanya hambatan,rintangan, aral, dan sodara-sodarnya itu lah. ehm...semakin banyak kita ngerasa kecewa, semakin kita akan jadi dewasa. dewasa bukan berarti nggak manja lagi tapi dewasa itu kalo kita bisa menyikapi hidup.
tahu nggak sih? laptop aku kacau, hp aku meluncur dengan indahnya dari atas kasur n mati, terus pagi ini tepatnya tanggal 30 mei 2009 jam 08.45 menit aku meluncur kekampus niatnya dari rumah mau bimbingan skripsi gituuuuu, but oh hancurnya hatiku no one i met there. dosenku juga jangankan batang idungnya ban mobilnya aja nggak kelihatan. fuh! aku sangat menghargai perjuanganku untuk bangun pagi jam8 sodara2...biasanya libur gini aku bangun jam11 tapi demi skripsi yang membuat hidupku lebih berwarna itu aku rela bangun pagi, mandi, berpakaian rapih n no breakfast dengan semangat aku kesana hiks,hiks,hiks, aku syok:(
yah, masih ada minggu depan. doakan aku tahun ini bisa bebas dari skripsiku ya...
Jumat, 29 Mei 2009
fuh!i am tired
aku mencintai seseorang yang dia bilang juga mencintai aku. dulu banget it's about 8 years ago, dia bilang dia sayang sama aku dan aku pikir dulu memang terlalu dini buat aku untuk tahu artinya cinta. ya...singkat kata aku pacaran sama dia. mungkin aku nggak harus menyebut namanya, karna nama itu menyesakkan tenggorokanku :(
kami bertahan 1 tahun, tapi 1 tahun yang kami lalui hanyalah hampa. tidak ada komunikasi...tidak kata rindu...tidak ada perhatian...kami pisah sekolah. jarak! karna itulah hubungan kami kandas. bahkan aku benci menyebut kata 'jarak' itu karna kata itu sudah membuat aku menangis kehilangan dia.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, dan seterusnya ternyata nggak gampang. kalo dulu sudah ada ST12 lagu 'saat terahkir' adalah the soundtrack of my life hiks.
ahirnya aku memutuskan untuk keyogya, dengan harapan aku bisa menemukan hal baru, cinta baru, dan kebahagiaan baru tapi nyatanya aku semakin tersiksa...aku begitu merindukannya. tapi i can't do anything...aku nggak ngerti dia dimana, sama siapa, dan lagi ngapain. aku benar-benar telah kehilangan dia.
singkat waktu berlalu, setelah 6 tahun tanpa ada komunikasi dan apapun yang membuat aku masih bisa mengharapkannya, akhirnya keajaiban itu datang. dia kembali tanpa aku duga. dia meminta aku kembali padanya dan kita ulangi semua yang dulu tertunda. meski waktu itu aku sudah punya orang yang begitu mencintaiku dan menyayangiku tapi demi dia aku rela kehilangannya cinta itu. aku punya alasan untuk itu. aku nggak bisa mencintai orang sedang dihatiku juga masih ada orang lain.
aku kembali padanya...hubungan ini sudah terjadi semuanya seperti yang aku pengen. kami long distant. oh God! lagi-lagi aku berhubungan dengan kata yang aku benci 'jarak'! tapi aku jalani semuanya dengan keyakinan dalam hati bahwa tanpa alasan Tuhan mengembalikan dia padaku. Tuhan pasti tahu bahwa aku sangat mencintainya dan Dia mengembalikannya padaku.
lebaran kami ketemu. aku lihat dia punya perasaan kangen yang sama kayak aku. akhirnya canda itu, senyum itu, bisa aku lihat lagi. thanks God...
kami pisah lagi, aku harus kembali ke Yogya untuk meneruskan studyku.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, dia masih sering bilang 'cinta, aku kangen', aku bahagia denger kata itu. that was spirit for me. tapi nggak lama dari itu 2 bulan, 3 bulan , 4 bulan, 5 bulan, sampai saat ini dia berubah. nggak ada lagi panggilan 'cinta' nggak ada lagi kata-kata kangen. yang ada curiga, marah, emosi. aku terus berusaha mengimbanginya, sabar, bertahan, karna aku nggak mau kehilangan dia. tapi sekarang aku merasa pertahananku lemah. aku capek terus mengimbanginya, capek, terus mengerti dia tapi aku nggak pernah dimengerti. tapi apa yang bisa aku lakukan? saat ini yang bisa aku lakukan hanya sabar. mungkin sabar itu akan membawa bahagia buat aku. Tuhan tahu apa yang terbaik buat aku and i just believe of it.
kami bertahan 1 tahun, tapi 1 tahun yang kami lalui hanyalah hampa. tidak ada komunikasi...tidak kata rindu...tidak ada perhatian...kami pisah sekolah. jarak! karna itulah hubungan kami kandas. bahkan aku benci menyebut kata 'jarak' itu karna kata itu sudah membuat aku menangis kehilangan dia.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 1 tahun, dan seterusnya ternyata nggak gampang. kalo dulu sudah ada ST12 lagu 'saat terahkir' adalah the soundtrack of my life hiks.
ahirnya aku memutuskan untuk keyogya, dengan harapan aku bisa menemukan hal baru, cinta baru, dan kebahagiaan baru tapi nyatanya aku semakin tersiksa...aku begitu merindukannya. tapi i can't do anything...aku nggak ngerti dia dimana, sama siapa, dan lagi ngapain. aku benar-benar telah kehilangan dia.
singkat waktu berlalu, setelah 6 tahun tanpa ada komunikasi dan apapun yang membuat aku masih bisa mengharapkannya, akhirnya keajaiban itu datang. dia kembali tanpa aku duga. dia meminta aku kembali padanya dan kita ulangi semua yang dulu tertunda. meski waktu itu aku sudah punya orang yang begitu mencintaiku dan menyayangiku tapi demi dia aku rela kehilangannya cinta itu. aku punya alasan untuk itu. aku nggak bisa mencintai orang sedang dihatiku juga masih ada orang lain.
aku kembali padanya...hubungan ini sudah terjadi semuanya seperti yang aku pengen. kami long distant. oh God! lagi-lagi aku berhubungan dengan kata yang aku benci 'jarak'! tapi aku jalani semuanya dengan keyakinan dalam hati bahwa tanpa alasan Tuhan mengembalikan dia padaku. Tuhan pasti tahu bahwa aku sangat mencintainya dan Dia mengembalikannya padaku.
lebaran kami ketemu. aku lihat dia punya perasaan kangen yang sama kayak aku. akhirnya canda itu, senyum itu, bisa aku lihat lagi. thanks God...
kami pisah lagi, aku harus kembali ke Yogya untuk meneruskan studyku.
1 hari, 1 minggu, 1 bulan, dia masih sering bilang 'cinta, aku kangen', aku bahagia denger kata itu. that was spirit for me. tapi nggak lama dari itu 2 bulan, 3 bulan , 4 bulan, 5 bulan, sampai saat ini dia berubah. nggak ada lagi panggilan 'cinta' nggak ada lagi kata-kata kangen. yang ada curiga, marah, emosi. aku terus berusaha mengimbanginya, sabar, bertahan, karna aku nggak mau kehilangan dia. tapi sekarang aku merasa pertahananku lemah. aku capek terus mengimbanginya, capek, terus mengerti dia tapi aku nggak pernah dimengerti. tapi apa yang bisa aku lakukan? saat ini yang bisa aku lakukan hanya sabar. mungkin sabar itu akan membawa bahagia buat aku. Tuhan tahu apa yang terbaik buat aku and i just believe of it.
i love my parent
orang didunia ini yang nggak pengen aku kecewain dan nggak pengen aku sakiti adalah bapak n ibuku. mereka adalah lentera dalam hidupku. i love them so much.
Ibu, sosok wanita yang tegar, ramah, lembut, penuh kasih sayang. beliau sudah mengandung aku dalam waktu kurang lebih 9 bulan, that was long time but ibu nggak pernah lemah, mengeluh, atau capek. ibu mengerti ini adalah kodratnya sebagai seorang wanita yang dipercaya Tuhan bisa mendidik dan membimbing seorang anak. anak itu adalah aku. aku sudah ibu besarkan, rawat, dan disayangi dalam waktu kurang lebih 22 tahun lamanya. wonderful! i love you mom...
Bapak, sosok lelaki yang bertanggungjawab, tegas, disiplin, dan tentu penuh kasih sayang juga. beliau bekerja tanpa kenal waktu, tanpa kenal panasnya terik matahari, tanpa kenal dinginnya hujan. he is great. bapak adalah suami yang baik untuk ibuku, dan ayah yang baik untukku. bapak dan ibu nggak pernah mengeluh, mereka selalu menganggap ujian adalah bentuk kasih sayang dan perhatian Tuhan kepada kita. that was a good advice for me.
thanks God for giving me parents like them. lindungi mereka selalu Tuhan...jangan sakiti mereka...aku ingin mereka bahagia dunia dan akhirat.i am afraid to lost them. i won't it happened.
Ibu, sosok wanita yang tegar, ramah, lembut, penuh kasih sayang. beliau sudah mengandung aku dalam waktu kurang lebih 9 bulan, that was long time but ibu nggak pernah lemah, mengeluh, atau capek. ibu mengerti ini adalah kodratnya sebagai seorang wanita yang dipercaya Tuhan bisa mendidik dan membimbing seorang anak. anak itu adalah aku. aku sudah ibu besarkan, rawat, dan disayangi dalam waktu kurang lebih 22 tahun lamanya. wonderful! i love you mom...
Bapak, sosok lelaki yang bertanggungjawab, tegas, disiplin, dan tentu penuh kasih sayang juga. beliau bekerja tanpa kenal waktu, tanpa kenal panasnya terik matahari, tanpa kenal dinginnya hujan. he is great. bapak adalah suami yang baik untuk ibuku, dan ayah yang baik untukku. bapak dan ibu nggak pernah mengeluh, mereka selalu menganggap ujian adalah bentuk kasih sayang dan perhatian Tuhan kepada kita. that was a good advice for me.
thanks God for giving me parents like them. lindungi mereka selalu Tuhan...jangan sakiti mereka...aku ingin mereka bahagia dunia dan akhirat.i am afraid to lost them. i won't it happened.
Kamis, 28 Mei 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
